GERNAS MULIA: 24 Tahun APUPPT, Tingkatkan Literasi Keuangan dan Edukasi Bahaya TPPU, kolaborasi PPATK dengan Pegadaian Sasar Siswa SMAN 7 Surakarta

Surakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menggandeng Pegadaian sebagai mitra dalam upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap tindak pidana pencucian uang (TPPU) serta pentingnya literasi keuangan. Kegiatan edukasi ini diselenggarakan di SMAN 7 Surakarta dan diikuti oleh sekitar 200 siswa (22/4)

Dalam kegiatan tersebut, PPATK menekankan pentingnya kewaspadaan generasi muda terhadap berbagai modus kejahatan keuangan yang kian marak, terutama di era digital. Deputi Analisis dan Pemeriksaan PPATK, Danang Tri Hartono, mengingatkan bahaya judi online, pinjaman online ilegal, hingga penipuan digital yang kerap menyasar anak muda.

“Judi online memiliki daya jebak yang kuat sekali mencoba, risikonya besar untuk terperosok lebih jauh. Hindari keterlibatan dalam judi online, pinjaman online ilegal, maupun penipuan, karena generasi muda kerap menjadi sasaran yang dapat dimanipulasi dan disalahgunakan datanya untuk tindak pidana pencucian uang” tegas Danang.

Sementara itu, Kepala Pusat Pemberdayaan Kemitraan APUPPT PPATK, Supriadi, dalam sambutannya menyoroti meningkatnya kasus TPPU yang melibatkan atau menyasar generasi muda. Ia menekankan pentingnya kesadaran diri (sense of awareness) terhadap lingkungan sekitar serta perlindungan data pribadi.

“Karena maraknya kejahatan TPPU yang menyasar pada generasi muda, ada baiknya generasi muda memiliki sense of awareness terhadap lingkungan sekitar. Jaga privasimu jangan sampai disalahgunakan oleh orang lain untuk tindak kejahatan,” ujar Supriadi.

Selain memberikan edukasi terkait bahaya kejahatan keuangan, Pegadaian juga turut memperkenalkan konsep literasi ekonomi masa kini, termasuk pentingnya menabung dan berinvestasi sejak dini. Selaras dengan Gerakan Nasional 24 Tahun APUPPT bertema MULIA dan Asta Cita Presiden RI, yakni arah pembangunan nasional yang menempatkan integritas sistem keuangan, keadilan sosial, dan pemuliaan sesama sebagai fondasi Indonesia Emas, Pegadaian memberikan hadiah beasiswa bagi tiga siswa berprestasi di SMAN 7 Surakarta dalam bentuk tabungan emas.

Melalui kegiatan ini, PPATK dan Pegadaian berharap generasi muda tidak hanya memahami risiko kejahatan keuangan, tetapi juga mampu mengelola keuangan secara bijak serta menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dari praktik TPPU.