Belajar Cegah Pencucian Uang Sejak Dini, Siswa SMK YPE Kroya Kunjungi PPATK
Jakarta — Suasana Gedung Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) siang hari ini tampak berbeda dari biasanya. Deretan siswa berseragam biru muda dengan wajah antusias memenuhi ruangan (12/11). Mereka adalah pelajar dari SMK YPE Kroya, Cilacap, yang datang jauh-jauh ke Jakarta untuk satu tujuan yaitu belajar langsung tentang bagaimana Indonesia memerangi kejahatan pencucian uang.
Kunjungan edukatif ini menjadi bagian dari upaya PPATK membuka ruang pembelajaran publik tentang pentingnya integritas dan literasi keuangan, khususnya di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak mengenal lebih dekat peran PPATK sebagai garda depan dalam menjaga sistem keuangan nasional dari praktik pencucian uang dan pendanaan terorisme.
Dalam sambutannya, Analis Transaksi Keuangan Ahli Muda PPATK Stevi Edward mengatakan PPATK menerima baik kunjungan baik dari SMK YPE Kroya hari ini. “Kunjungan ini kami harapkan dapat menjadi jembatan pengetahuan bagi generasi muda tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang” ungkap Stevi.
Dalam kesempatan yang sama Ketua Konsentrasi Keahlian SMK YPE Kroya,Ibu Ayu Wiji Lestari mengucapkan terima kasih telah diterima di PPATK. “Kami berharap kunjungan ini dapat memberi banyak pemahaman siswa terkait tugas dan fungsi PPATK dikaitkan dengan jurusan Pendidikan” harapnya.
Dalam sesi interaktif, para siswa tampak aktif bertanya tentang berbagai modus kejahatan keuangan yang sering terjadi, Salah satu peserta menanyakan bagaiamana peran dan kontribusi dari para siswa dalam Gerakan anti pencucian uang.
Narasumber dalam acara ini Penelaah Teknis Kebijakan PPATK, Rabiah Al Adawiyah menjelaskan generasi muda dapat berperan aktif menjadi duta anti pencucian uang yang dapat menularkan pengetahuan mengenai penerapan pencucian uang kepada teman-teman yang lain. “Karena pengetahuan tentang bahaya pencucian uang harus diketahui dari usia muda agar dapat menciptakan generasi muda yang berintegritas.
Kegiatan kunjungan publik seperti ini menjadi wujud nyata komitmen PPATK dalam menumbuhkan kesadaran anti pencucian uang sejak dini. Melalui pendekatan edukatif, PPATK berharap generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang kritis, berintegritas, dan tidak mudah terjebak dalam praktik keuangan ilegal. DF