SMK Muhammadiyah Wonosari Eksplorasi Pengetahuan Anti Pencucian Uang dan Literasi Keuangan di PPATK
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menerima kunjungan dari sekitar 50 siswa SMK Muhammadiyah Wonosari, Rabu (23/4). Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Pusat Pemberdayaan Kemitraan APUPPT, Supriadi, yang memberikan sambutan hangat kepada para peserta.
Dalam sambutannya, Supriadi mengingatkan para siswa mengenai pentingnya menjaga integritas dalam kehidupan pribadi dan profesional. Menurutnya, PPATK memiliki tanggung jawab besar dalam memberantas dan mencegah tindak pidana pencucian uang dan menjaga stabilitas ekonomi negara.
"Melalui kegiatan ini, adik-adik bisa memetik pengalaman dan pengetahuan berharga dari PPATK. Harapannya bukan hanya didengar, tapi dipahami tentang bahayanya dampak dari pencucian uang bagi masyarakat," ujar Supriadi.
Supriadi juga menjelaskan bahwa pencucian uang merupakan extraordinary crime. Ada 26 tindak pidana yang merupakan tindak pidana asal terjadinya tindak pidana pencucian uang. “korupsi, narkotika, penipuan dll, adik-adik bisa cek di berbagai literasi TPPU yang tersedia di Perpustakaan PPATK nanti” ungkap Supriadi. Lebih lanjut Supriadi menegaskan generasi muda harus memahami kompleksitas tindak pidana pencucian uang ini.
Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah Wonosari, Athun Fathonah Kurniasari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan untuk siswa kelas XI. Athun berharap, ilmu yang didapatkan dari kunjungan ini dapat diterapkan oleh para siswa dalam dunia profesional mereka nanti.
"SMK Muhammadiyah Wonosari memiliki tujuh jurusan, dan pada kesempatan kali ini, yang berkunjung adalah siswa jurusan akuntansi," jelasnya.
Menurut Athun program kunjungan ini menjadi salah satu cara bagi siswa untuk memahami dunia kerja secara langsung, sebelum mereka memasuki fase kelas XII. "Dengan kunjungan ini, siswa diharapkan dapat mengaplikasikan ilmu yang sudah mereka pelajari di sekolah ke dalam praktik profesional di dunia kerja nanti," tambah Athun.
Selama kunjungan, para siswa juga berkesempatan untuk mengikuti sesi talkshow dan diskusi interaktif. Dalam sesi ini, beberapa narasumber baik dari PPATK juga termasuk mitra PPATK, turut hadir untuk berbagi pengetahuan. Salah satunya adalah Mashuda Taufiqi, Tim Edukasi Publik PPATK, yang membahas literasi anti-pencucian uang.