PPATK Masuk 6 Besar Anugerah Media Humas 2025, Bukti Kampanye Publik Anti Pencucian Uang Kian Dikenal
Jakarta - Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai malam puncak Anugerah Media Humas (AMH) 2025 yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital di Jakarta. (12/11). Di antara deretan lembaga besar dan korporasi milik negara, nama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kembali mencuri perhatian. Tahun ini, PPATK berhasil menembus enam besar nominasi kategori Kampanye Publik Kementerian/Lembaga, BUMN, dan BUMD.
Capaian ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga pengakuan atas konsistensi PPATK dalam menyebarluaskan nilai penting anti pencucian uang dan pencegahan pendanaan terorisme kepada masyarakat luas. Melalui beragam kampanye publik kreatif, PPATK menggerakan kesadaran dan pemahaman masyarakat mulai dari kegiatan edukasi ke sekolah menengah hingga perguruan tinggi. PPATK terus berupaya menggelorakan gerakan anti pencucian uang dan pendanaan terorisme di bumi Indonesia
Anugerah Media Humas sendiri merupakan ajang tahunan untuk memberikan apresiasi kepada lembaga pemerintah atas kinerja kehumasan dan komunikasi publiknya. Melalui ajang ini, diharapkan praktik komunikasi yang kreatif, inklusif, dan berdampak dapat terus tumbuh di tubuh badan publik.
Meski belum membawa pulang trofi utama, posisi PPATK di enam besar merupakan langkah berarti dan menjadi sebuah pengingat bahwa di balik kerja sunyi lembaga keuangan negara ini, ada jejak kerja nyata yang terus mengedukasi publik.
Sebuah bukti bahwa kampanye publik bukan sekadar pesan, melainkan gerakan bersama untuk membangun kesadaran akan pentingnya integritas keuangan. DF