Expo Hakordia 2024 : Tembus 780 Pengunjung Booth PPATK, Teguhkan Komitmen Bersama, Cegah dan Berantas Korupsi
Jakarta – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) turut aktif dalam HAKORDIA (Hari Anti Korupsi se-Dunia) Expo Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 9-10 Desember 2024 bertempat di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta Selatan. Mengusung tema “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi Untuk Indonesia Maju” KPK mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberantas korupsi.
Kepala PPATK, Ivan Yustiavanda pun turut menghadiri acara pembukaan HAKORDIA 2024 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta (9/12/2024). Acara secara resmi dibuka oleh Menteri Koordinator Politik Keamanan, Budi Gunawan dilanjutkan dengan sambutan oleh jajaran pimpinan KPK. Pada pukul 10.00 WIB booth expo HAKORDIA 2024 berserta booth pelayanan publik mulai beroperasi, tepat setelah acara pembukaan selesai.
PPATK memiliki peran penting dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terkait dengan korupsi. Maka dari itu, PPATK tidak kenal lelah dan terus berupaya memperkuat dan meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan pendanaan terorisme di Indonesia.
Dalam kegiatan tersebut Stand Booth PPATK menghadirkan edukasi terkait penerapan Rezim Anti Pencucian Uang dan Pencegahaan Pendanaan Terorisme (APUPPT) dengan nuansa yang ringan melalui mini games yang seru dan interaktif. Selain itu di dalam stand booth PPTK dilaksanakan pula sesi konsultasi yang ditujukan kepada masyarakat untuk mengetahui lebih banyak terkait Rezim APUPPT. Total jumlah pengunjung yang hadir di booth PPATK selama 2 hari yaitu 780 orang.
HAKORDIA Expo merupakan acara yang rutin diselenggarakan setiap tahun. Adapun peserta Expo HAKORDIA Tahun 2024 antara lain PPATK, Mahkamah Agung, Kepolisian Republik Indonesia, Badan Pemeriksa Keuangan, Kementerian Hukum, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. (KAS/ DF)