Penanaman Pucuk Bambu Berkelanjutan, Tumbuhkan Semangat Gernas APUPPT-PPSPM

PPATK bekerja sama dengan Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP) dalam Kegiatan Penanaman Pucuk Bambu Berkelanjutan di Desa Ngargoretno, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada Kamis, 31 Oktober 2024.


Kegiatan ini dilaksanakan bersama sembilan Bank anggota FKDKP dalam rangka mendukung Rangkaian Acara 22 Tahun Gerakan Nasional Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorime dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU PPT PPPSPM).


Turut hadir Pejabat Lembaga dan MUSPIDA Jawa Tengah yang diantaranya adalah yang memberi sambutan pembuka acara, Staf Ahli Bupati Bid. Pemkumpol, Daryoko Umar Singgih yang mewakili Pj. Bupati Kabupaten Magelang, Kapolres Magelang, AKP Suyanto, Kepala Perwakilan Bank lndonesia -Jawa Tengah, Nita Rachmenia dan Kepala Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan - Jawa Tengah, Sumarjono.


Acara dilanjutkan dengan sesi talkshow yang menampilkan empat panelis ahli pada bidangnya yakni Deputi Analisis dan Pemeriksaan PPATK, Danang Tri Hartono , Ketua Umum FKDKP & Direktur Kepatuhan CIMB Niaga, Fransiska Oey, Direktur Program Kehati, Rony Megawanto, serta Lurah Desa Ngargoretno Dodik Suseno.


Dalam talkshow tersebut, dibahas filosofi penanaman bambu yang memiliki banyak manfaat kepada alam seperti pengikat air untuk mencegah longsor, penghasil oksigen yang baik untuk alam dan juga manfaat praktis sebagai komoditas yang bisa mengangkat pertumbuhan ekonomi penduduk setempat. Kepala Desa Ngargoretno Dodik Suseno mengatakan, bambu yang dulunya dipandang sebagai tanaman tidak bernilai jual, kini menjadi bahan baku ekonomi kreatif yang dapat memberikan pemasukan bagi warga desanya.


Deputi Analisis dan Pemeriksaan PPATK, Danang Tri Hartono menyampaikan bahwa bambu memiliki filosofi perjuangan karena bambu merupakan 10 besar tanaman penghasilan oksigen yang dalam sehari bisa menghasilkan 1,2 Kg oksigen yang cukup untuk dihirup sebanyak dua orang.


Kegiatan dilanjutkan dengan acara seremonial “Kawin Bambu” jenis Petung asli Magelang yang dikirab Bersama gunungan hasil bumi yang akan diperebutkan karena diyakini membawa berkah oleh warga setempat.


Kegiatan ini turut membawa manfaat sembari mengingatkan masyarakat untuk senantiasa memelihara kelestarian alam, mencegah bencana serta membangun ekonomi dengan bambu sebagai komoditas desa. Selain manfaat praktis, tentunya kegiatan ini diharapkan menumbuhkan semangat Gernas APUPPT PPSPM demi mewujudkan integritas keuangan Indonesia yang bersih dan kuat. (AFA)