21 November 2022, 14:11 WIB | Telah dibaca : 378 kali
Tanam 15.875 Pohon Bambu di Desa Ngargoretno Magelang.

 

Magelang - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) bekerjasama dengan Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP), Pemprov Jawa Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Magelang, bersama-sama melakukan pelestarian lingkungan. Penanaman simbolis ini dilakukan di Museum Marmer pada Jumat, 18 November 2022.

Sejalan dengan perhatian global dan nasional terhadap green economy, salah satu implementasi dalam memperingati 2 Dekade Gerakan pencegahan dan pemberantasan TPPU dan TPPT adalah melalui penanaman pohon dan penanganan Green Financial Crime.

Desa Ngargoretno di Kawasan Bukit Menoreh, Magelang memiliki kemiringan yang menyebabkan daerah tersebut rawan longsor dan kekeringan.  
Penanaman pohon bambu memiliki banyak keunggulan di antaranya dapat mengurangi erosi, mencegah bencana longsor serta mempertahankan dan meningkatkan debit air dari sumber-sumber air di hulu dan sekitar aliran sungai dapat mengurangi risiko bencana di Desa Ngargoretno.

Hal ini juga senada dengan gagasan ekonomi hijau yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kesetaraan sosial masyarakat, sekaligus secara signifikan mengurangi risiko lingkungan.
Kami berharap kegiatan ini sejalan dengan perhatian Pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk menjaga kesucian dan keharmonisan alam beserta isinya.

Tags : Tanam Pohon, Green Financial Crime, GFC