Ratu Máxima Kunjungi Indonesia Sebagai UNSGSA, Tekankan Perangi “Scam” 

Jakarta, 28 November 2025 – Ratu Máxima dari Belanda, hadir ke Indonesia dalam kapasitasnya sebagai United Nations Secretary General’s Special Advocate for Financial Health (UNSGSA) untuk mendalami tantangan inklusi dan ketahanan keuangan masyarakat. 

Puncak kunjungan tersebut Ratu disambut oleh Presiden Prabowo Subianto serta jajaran pejabat tinggi termasuk Menlu, Menko Perekonomian, OJK, dan BI. Agenda mencakup diskusi bilateral dan deklarasi kolaborasi untuk memperkuat inklusi keuangan digital dan perlindungan konsumen.

Dalam kesempatan ini, hadir pula Perwakilan Satgas Anti-Scam Indonesia, termasuk Sekretaris Utama PPATK Alberd Teddy Bernhard Sianipar, yang menyoroti pentingnya integrasi antara kebijakan inklusi finansial dan langkah konkret antiscam. 

Kehadiran Ratu Máxima selaras dengan sinergi multidimensi Satgas PASTI dan Indonesia Anti-Scam Centre (IASC), yang didukung OJK serta 13 kementerian, BI, dan enam lembaga seperti PPATK, BSSN, dan BNPT. Satgas ini berhasil menutup 1.841 entitas keuangan ilegal hingga Triwulan III 2025—terutama pinjol ilegal—dengan volume aduan mencapai 20.378 kasus antara Januari–Oktober 2025.

IASC mencatat 323.841 laporan scam dalam periode November 2024–Oktober 2025, dengan kerugian mencapai Rp 7,5 Triliun. Meski demikian, dana yang berhasil diblokir baru sebesar Rp 383,6 Miliar (5,10%), karena pergerakan dana yang cepat—umumnya di bawah satu jam—ke berbagai akun digital dan kripto.

Sebagai wujud tindak lanjut, Satgas PASTI telah merumuskan strategi penguatan meliputi penegakan hukum, kampanye edukasi nasional “Berantas Scam dan Aktivitas Keuangan Ilegal”, peningkatan sistem IASC (untuk pelacakan, pemblokiran, dan pengembalian dana), serta pengembangan inisiatif teknologi seperti aplikasi Scam Shield dan patroli siber. Keterlibatan lembaga seperti Kementerian Agama melalui bimbingan perkawinan, serta program edukasi di sekolah oleh polisi dan kejaksaan, juga menjadi bagian dari upaya preventif.

Rangkaian kunjungan Ratu Máxima membawa pesan kuat akan pentingnya ketahanan dan inklusi keuangan yang menyeluruh, sejalan dengan perlawanan sistematis terhadap aktivitas keuangan ilegal dan scam.