Pengambilan Sumpah CPNS PPATK

 

Jakarta – Setelah melalui serangkaian proses seleksi dan administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), sejumlah 50 CPNS PPATK tahun pengadaan 2023 melakukan pengambilan sumpah sebagai CPNS, Senin, 29 April 2024, di Auditorium Yunus Husein, Gedung PPATK. Pengambilan sumpah dilakukan oleh Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana dihadapan sejumlah saksi dan pejabat di lingkungan PPATK. Kehadiran 50 CPNS PPATK tentu melengkapi formasi yang telah lama dinanti oleh PPATK untuk mengoptimalkan kerja dan kinerja lembaga, terutama dalam hal pencegahan dan pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT) dan Pendanaan Proliferasi Senjatata Pemusnah Massa (PPSPM).

Kepala PPATK menyambut dengan hangat atas kehadiran seluruh CPNS PPATK. Ia berhara seluruh CPNS dapat segera beradaptasi dengan berbagai kemungkinan hal yang akan terjadi.

“Kalian adalah orang-orang terpilih dari sekian juta orang unggul yang ingin menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Saya percaya integritas, loyalitas, dan kontribusi yang kalian berikan kelak untuk Indonesia,” tegas Kepala PPATK.

Ivan juga menambahkan bahwa setiap dari CPNS harus siap dengan beragam dinamika yang akan terjadi Ketika kelak sudah menduduki jabatan.

“Saat ini ibarat masuk ke rumah, kalian masih berada di latar. Belum masuk ke hal yang lebih dalam. Kelak kalian akan temui berbagai hal yang tentu membuat kalian tidak nyaman, tidak suka, tidak sesuai ekspektasi, perubahan organisasi dan lainnya, sehingga sejak awal ini kalian harus memasang mindset untuk terus bekerja optimal dan fokus, serta tetap menjaga integritas kalian sebagai seorang PNS PPATK,” lanjutnya.

Terakhir, Ivan menghimbau agar seluruh CPNS tetap menjunjung nilai-nilai dan norma yang berlaku, terutama dalam bersikap dan bertindak.

“Dalam media sosial kalian harus selalu berhati-hati. Jaga apapun yang akan kalian unggah. Jangan sampai mengunggah hal apapun yang dapat memicu terjadinya perpecahan, apalagi kalian adalah PNS yang menjadi pusat atensi masyarakat,” tutup Ivan daam sambutannya.

Hadir sebagai saksi, Kepala Pusat Teknologi Informasi PPATK, Achmad Sukroni, dan Direktur Pengawasan Kepatuhan PBJ PPATK, Mochammad Shalehuddin Akbar. Serta diahdiri oleh sejumlah pejabat tinggi pratama dan perwakilan pegawai di lingkungan PPATK. (UFI)