Kepala PPATK Berbagi Nilai Integritas dan “NOW” kepada Calon Pengelola Keuangan Negara di PKN STAN
Tangerang Selatan, 11 September 2026 – Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana hadir sebagai narasumber dalam Kuliah Umum Kepemimpinan Sektor Publik yang digelar Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN). Acara yang berlangsung di Aula Utama Gedung G PKN STAN, Jumat (11/9), mengusung tema “Integritas dalam Kepemimpinan Sektor Publik: Membangun Kredibilitas Institusi dan Menjaga Integritas Sistem Keuangan Negara”.
Sekitar 500 mahasiswa Program Sarjana Terapan beserta civitas academica PKN STAN memenuhi ruangan untuk menyimak pemaparan yang menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi kepemimpinan di sektor publik. Kehadiran Kepala PPATK ini menjadi momentum berharga bagi calon pengelola keuangan negara untuk memahami bagaimana integritas dibangun, diuji, dan dipertahankan, serta dampak nyata dari lemahnya integritas terhadap keuangan negara dan kepercayaan publik.
Dalam paparannya, Ivan Yustiavandana menegaskan peran strategis PKN STAN dalam menjaga integritas sistem keuangan negara. “PKN STAN memiliki peran sangat penting bagi integritas keuangan negara. Lembaga ini mencetak generasi pengelola keuangan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga kokoh secara etis,” ujarnya.
Ia kemudian menyampaikan pesan yang hangat sekaligus mengena kepada para mahasiswa. Ivan mengajak mereka untuk menjaga “NOW”-nya hari ini sebagai bekal menjalani “NOW”-nya esok hari. “NOW” sendiri merupakan singkatan dari Noble, Optimistic, dan Wondrous—nilai-nilai yang wajib dianut seluruh insan PPATK. Menurut dia, nilai-nilai inilah yang akan menjadi kompas moral ketika para mahasiswa kelak menghadapi resistensi, tekanan, dan ujian integritas di ruang publik yang kritis.
Sebelumnya, Plt. Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Keuangan Dwi Teguh Wibowo menyampaikan keynote speech yang turut menginspirasi. Ia mengingatkan para mahasiswa bahwa dua puluh tahun lagi mereka akan berada di posisi-posisi penting. “20 tahun lagi kalian akan berada di posisi-posisi penting,” tegas Dwi Teguh, menggarisbawahi bahwa bekal integritas yang ditanamkan hari ini akan menentukan kualitas kepemimpinan mereka di masa depan.
Kuliah umum ini menjadi ajang sinergi antara PPATK dan PKN STAN dalam memperkuat budaya integritas di kalangan generasi muda pengelola keuangan negara. Melalui dialog terbuka, para peserta diajak merefleksikan bagaimana membangun kepercayaan lintas lembaga, menghadapi tekanan dalam penegakan aturan, serta menjaga kredibilitas institusi di tengah ruang publik yang semakin kritis.
Dengan semangat yang sama, PPATK terus berkomitmen mendorong penguatan integritas sistem keuangan nasional. Kehadiran Kepala PPATK di kampus PKN STAN menjadi bukti nyata bahwa menjaga integritas bukan hanya tugas lembaga, tetapi juga tanggung jawab bersama yang harus ditanamkan sejak dini kepada para calon pemimpin masa depan. (BHS)