Sinergi PPATK dan Bank BTN Resmikan Program Bedah Rumah di Lebak dalam Peringatan 24 Tahun Gernas APUPPT
LEBAK - Dalam rangka memperingati Gerakan Nasional 24 Tahun Rezim Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APUPPT) Indonesia, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) berkolaborasi dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Bank BTN) menggelar peresmian Program Bedah Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Kegiatan yang mengusung tema "Rumah Bersih, Keuangan Bersih" ini dilaksanakan di Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, pada Kamis (13/8/2026). Program ini merupakan bagian dari gerakan besar bertajuk "Menyatukan Langkah Indonesia Anti Pencucian Uang (MULIA)".
Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, Direktur Utama PT Bank BTN Tbk, Nixon L.P. Napitupulu, serta Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah. Kehadiran para pimpinan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara lembaga pemerintah, sektor perbankan, dan pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kelayakan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Terdapat 5 (lima) unit rumah warga MBR di Kecamatan Warunggunung yang telah rampung direnovasi agar menjadi lebih layak huni. Rangkaian kegiatan peresmian ini berlangsung hangat dan penuh haru, dimulai dengan peninjauan langsung ke rumah-rumah yang telah selesai dibangun.
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi potong pita dan penyerahan kunci rumah secara simbolis oleh Kepala PPATK, Dirut Bank BTN, dan Wakil Bupati Lebak kepada kelima keluarga penerima manfaat. Sebagai bentuk kepedulian tambahan, acara peresmian ini ditutup dengan pembagian paket sembako kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan.
"Melalui tema Rumah Bersih, Keuangan Bersih, kami ingin menyampaikan pesan bahwa integritas keuangan dimulai dari unit terkecil di masyarakat, yaitu keluarga, yang tentu saja terjadi di rumah. Program bedah rumah ini bukan sekadar membangun fisik bangunan agar layak huni, tetapi juga membangun harapan dari rumah yang bersih dan sehat ini, akan lahir keluarga yang sejahtera," ujar Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana.