Kolaborasi PPATK bersama BTN Bangun Rumah Layak Huni di 3 Kota dengan tajuk “Rumah Bersih, Keuangan Bersih”

Cikarang, 17 Desember 2025 - Dalam rangkaian kegiatan Gerakan Nasional 23 Tahun Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, serta Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APUPPT dan PPPSPM) di Indonesia,  PT Bank Tabungan Nasional (persero), Tbk  atau BTN berkolaborasi bersama PPATK melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk menghadirkan hunian yang aman, sehat dan layak bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) kepada 15 penerima manfaat di tiga lokasi, yaitu Jakarta, Bekasi dan Cianjur dengan tajuk “Rumah Bersih, Keuangan Bersih”.

Peresmian hunian tersebut dihadiri oleh Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu beserta Jajaran, Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana beserta Jajaran, Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat, Achmad Haidar Setiawan, Kepala Bappeda Kabupaten Bekasi, Dwy Sigit Andrian, serta seluruh Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Wilayah Jawa Barat, terdiri dari Danrem 051/ Wijayakarta, Polres Metro Bekasi, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi.

Dalam sambutannya, Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana menyampaikan bahwa kegiatan ini didasarkan pada semangat untuk memuliakan sesama, bahwa rumah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan fondasi ketahanan keluarga, tempat tumbuh nilai-nilai moral, keamanan, dan kesejahteraan sosial, sekaligus sejalan dengan pesan Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk selamatkan setiap rupiah rakyat. Oleh karena itu, bagi seluruh masyarakat, khususnya wilayah Jawa Barat dapat berperan aktif menyelamatkan setiap rupiah agar tidak disalahgunakan pada tindak pidana seperti perjudian online, dimana Provinsi Jawa Barat terutama Kabupaten Bekasi tercatat sebanyak 3.978 anak dengan kategori usia <19 tahun sebagai pelaku pemain perjudian online, ujarnya.

“Ia berharap rumah baru yang dibangunkan BTN kepada seluruh penerima manfaat dapat digunakan sebagai tempat untuk berkumpul, beribadah, dan merawat generasi berikutnya. Dari sanalah bisa tumbuh sebagai pusat kehidupan keluarga,” kata Ivan.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu memandang penting kolaborasi dengan PPATK dalam program Bedah Rumah “Rumah Bersih, Keuangan Bersih” ini agar pembangunan perumahan berjalan seiring dengan penguatan integritas keuangan.

“Program bedah rumah ini sekaligus menjadi dukungan nyata BTN terhadap Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, khususnya target penyediaan tiga juta unit rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” ucapnya.

Lebih dari sekadar perbaikan fisik, program ini juga membawa pesan penting bahwa masyarakat, khususnya MBR, perlu dilindungi tidak hanya dari keterbatasan hunian, tetapi juga dari risiko transaksi keuangan ilegal, seperti judi online, investasi bodong, maupun praktik pencucian uang.

“Hunian yang layak dan keuangan yang bersih merupakan fondasi bagi masyarakat yang berdaya dan berkelanjutan,” tegas Nixon. Rangkaian peresmian dan serah terima kunci program bedah rumah ini dilanjutkan dengan aksi bakti sosial kepada seluruh warga sekitar di tiga kota secara serentak.