23 Maret 2018, 13:59 WIB | Telah dibaca : 441 kali
Kepala PPATK: Insan PPATK Harus Berjiwa Militan dan Bermental Tangguh

Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin menyampaikan ucapan selamat kepada CPNS PPATK yang telah menyelesaikan kegiatan Pelatihan Mental Fisik dan Disiplin di Pusdikpassus, Batujajar, Bandung (Foto: Istimewa)

 

BANDUNG -- Insan yang bekerja di Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) haruslah berjiwa militan dan bermental tangguh. Demikian sekelumit pesan Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin dalam penutupan kegiatan Pelatihan Mental Fisik dan Disiplin CPNS PPATK tahun 2018 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pasukan Khusus, Batujajar, Bandung. Hal ini tidak lepas akibat semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi PPATK ke depannya, mengingat praktik pencucian uang dan pendanaan terorisme akan semakin berkembang.

"Lawan PPATK bukan kalangan penjahat yang tidak terdidik, tetapi justru yang kemampuan intelegensianya baik. Sarana pencucian uang semakin bervariasi, dan metode pendanaan terorisme juga tidak lagi bersifat konvensional. Beban kerja di PPATK tidak mudah, bahkan cenderung semakin sulit," tutur Kepala PPATK mengawali sambutannya dalam apel penutupan.

"Karena itu kebutuhan akan sumber daya manusia yang bermental baja, berdisiplin tingggi, mempunyai sikap taktis, memiliki jiwa korsa seperti layaknya pasukan khusus, dan memiliki rasa cinta tanah air yang teramat tinggi." katanya.

Kepala PPATK tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada korps pelatih dari Kopassus yang telah mendidik CPNS PPATK tahun 2018. Kerja sama PPATK dan Pusdikpassus sendiri telah terjalin sejak tahun 2014 dan terus berlangsung hingga saat ini. (ABW/TA)

 
0 KOMENTAR
Periksa keamanan
Masukan tulisan dibawah ini
Tidak terbaca? muat ulang
500 Karakter yang tersisa