29 Oktober 2019, 09:35 WIB
Perkuat Rezim APUPPT, Indonesia Gandeng Maroko

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Unité de Traitement du Renseignement Financier of Morocco (UTRF) (FIU Maroko) melakukan penandatanganan Memory of Understanding (MoU) untuk pertukaran informasi intelijen keuangan, pada Senin (28/10) di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri. Hadir dalam penandatanganan MoU ini antara lain Kepala PPATK, Kiagus Ahmad Badaruddin, Wakil Kepala PPATK, Dian Ediana Rae, Direktur Hukum, Fithriadi Muslim, dan Direktur Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat PPATK, Muhammad Salman. Dari pihak Moroko antara lain Mr. Nasser Bourita selaku Minister of Foreign Affairs of The Kingdom of Morocco, Mr Abdelkader El ANSARI selaku Ambassador Director of Asia and Oceania, Mr Hassan El ASRI selaku Director of Legal Affairs and Treaties , Mr Mohamed METHQAL selaku Ambassador Director General of Moroccan Agency of international Cooperation, dan Mr. Ouadia Benabdallah selaku Ambassador of Morocco to Indonesia.

Teknis penandatanganan MoU tersebut disaksikan oleh Menteri Luar Negeri dan dilakukan secara korespondensi (Cyrcular Signing). Penandatangan MoU ini merupakan tindak lanjut atas penjajakan yang telah dilakukan oleh kedua belah pihak sebelumnya. Dengan adanya penandatangan ini diharapkan mampu meningkatkan kerja sama antar negara untuk Mencegah dan Memberantas Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme di Indonesia, maupun di dunia. (MT/MI)

Tags : APUPPT, PPATK, Rezim APUPPT, Maroko, UTRF