17 Agustus 2018, 08:27 WIB | Telah dibaca : 66 kali
Kepala PPATK: Pegang Teguh Pancasila, Kita akan Jadi Bangsa yang Berdaulat dan Bermartabat

Upacara Memperingati Hari Kemerdekaan RI ke-73 di kantor PPATK (Foto: RTP)

 

JAKARTA -- Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Kiagus Ahmad Badaruddin tegas menyampaikan perlunya rakyat Indonesia pada umumnya dan insan PPATK pada khususnya untuk memegang teguh Pancasila. Dengan meyakini itu, Indonesia akan menjadi bangsa yang berdaulat dan bermartabat dalam pergaulan bangsa-bangsa lain di dunia, duduk sama rendah, berdiri sama tinggi.

"Kita bersyukur memiliki Pancasila sebagai sumber energi ideologis bangsa, yang memandu seluruh anak bangsa dalam mewujudkan janji-janji kemerdekaan," kata Kepala PPATK dalam amanatnya di Upacara Hari Kemerdekaan RI ke-73 di halaman gedung PPATK, Jumat (17/8/2018).

Kepala PPATK juga menyampaikan bahwa bangsa Indonesia sudah sepantasnya bersyukur, karena telah berhasil lepas dari ketakutan terhadap ancaman instabilitas dan kekerasan politik dalam setiap regenerasi kepemimpinan nasional maupun daerah. 101 pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada tahun 2017 dan 171 Pilkada serentak pada 2018 telah berhasil dilaksanakan dengan aman dan damai.

"Saya yakin, dengan pengalaman yang panjang dalam berdemokrasi, Insyaallah, Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden secara serentak di tahun 2019 juga akan berlangsung dengan aman, damai, dan demokratis," lanjut Kepala PPATK.

Di akhir amanatnya, Kepala PPATK berpesan kepada seluruh insan PPATK agar tetap semangat, optimis, kreatif, kritis, mandiri, dan berani membela kebenaran serta menjunjung tinggi prinsip, asas, dan tujuan hidup bernegara.

"Insyaallah, kerja keras dan kerja ikhlas yang kita lakukan menjadi doa bersama kita, menjadi amal ibadah seluruh insan PPATK, dan berkontribusi dalam menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tutupnya. (ABW/TA)

 
0 KOMENTAR
Periksa keamanan
Masukan tulisan dibawah ini
Tidak terbaca? muat ulang
500 Karakter yang tersisa