19 Desember 2017, 11:16 WIB | Telah dibaca : 481 kali
Rekomendasi Indeks Persepsi Publik APU-PPT: Tolak Terima Dana yang Tidak Diketahui Asal-usulnya!

 

JAKARTA -- Masyarakat harus tegas menolak apabila dihadapkan pada kondisi menerima dana yang tidak diketahui asal-usulnya. Hal ini merupakan salah satu rekomendasi bagi masyarakat guna memperkuat implementasi rezim anti pencucian dan pencegahan pendanaan terorisme (APUPPT) di Indonesia. Isu ini menjadi salah satu topik penting dalam peluncuran Indeks Persepsi Publik Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (IPP-APUPPT) di Indonesia Tahun 2017, Selasa (19/12).

Rekomendasi lain yang muncul dalam IPP-APUPPT antara lain masyarakat diminta turut proaktif dalam memberikan data/informasi lengkap dan terkini saat melakukan transaksi, menggunakan identitas asli yang masih berlaku saat melakukan transaksi, dan proaktif mengikuti program edukasi/sosialisasi rezim APUPPT.

Masyarat juga diminta tegas menolak apabila membantu menyimpan dana orang lain pada rekening yang dimiliki tanpa kejelasan asal sumber dananya, membeli harta yang tidak diketahui kejelasan status kepemilikannya, memberi sumbangan dana tanpa kejelasan peruntukannya, mendanai pembelian bahan-bahan kimia berbahaya yang diduga terkait kegiatan terorisme, terlibat dalam pengumpulan dana oleh yayasan bagi kegiatan yang tidak berhubungan dengan fungsi yayasan tersebut, serta membantu pendistribusian buku, artikel, tulisan, atau ajakan yang isinya cenderung anarkis/radikal.

Hal yang tidak kalah penting adalah, masyarakat diminta berani melaporkan indikasi pencucian uang maupun pendanaan terorisme kepada PPATK, penegak hukum, maupun aparat setempat. (TA)

 

Dokumen lengkap dari IPP-APUPPT dapat diunduh disini

Tags : Indeks Persepsi Publik, Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, IPP-APUPPT, PPATK
 
0 KOMENTAR
Periksa keamanan
Masukan tulisan dibawah ini
Tidak terbaca? muat ulang
500 Karakter yang tersisa