04 Oktober 2016, 14:12 WIB | Telah dibaca : 1513 kali
Menko Polhukam : Banyak Orang Tidak Sadar Bahwa Posisi PPATK Sangat Strategis

Jakarta--Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dinilai merupakan lembaga yang sangat strategis. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan  Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wiranto, S.H menegaskan, jika berbicara hukum, maka  posisi PPATK menjadi sangat penting. “Posisi PPATK yang berada dimana saja, kapan saja dan apa saja pasti dibutuhkan negeri ini terutama menyangkut keamanan nasional,” tegasnya saat membuka  Raker PPATK Tahun 2016 di Gedung PPATK, Jakarta (04/10).

 

Menko Polhukam menyadari, strategisnya posisi PPATK membuat banyak pihak ingin membajak pegawai PPATK karena pegawai PPATK dianggap sebagai aset yang luar biasa.

 

“Oktober ini kita akan meningkat ke revitalisasi hukum nasional. Kita juga fokus melawan terorisme dan radikalisme. Saya melihat dimana posisi PPATK. Banyak orang tidak sadar bahwa posisi PPATK sangat strategis yang berhubungan dengan segala spektrum ini,”urainya. Menurutnya, 90 persen kejahatan saat ini menyangkut masalah uang. “Bicara soal terorisme, bicara soal  pendanaan uang,” jelas Panglima TNI periode 1998-1999 ini.

 

PPATK juga berperan untuk mengamankan apakah betul-betul uang negara yang digunakan untuk pembangunan digunakan dengan baik atau justru diselewengkan.  “Saya menyadari untuk mengamankan itu pasti membutuhkan biaya dan yang tahu biaya itu PPATK. Dengan posisi seperti itu,  PPATK tidak bisa statis. Tidak bisa stagnan,  tidak bisa puas  dengan  posisi ini karena kejahatan itu pasti ada seperti gelombang laut yang akan datang. Saya mengharapkan saudara jangan pernah merasa capek. Jangan pernah merasa lelah karena saudara menghadapi kejahatan,” tegasnya.

 

Pada kesempatan sama, Kepala PPATK Muhammad Yusuf menegaskan bahwa PPATK merupakan satu-satunya lembaga di Indonesia yang belum tercemar.  (ES)

 
0 KOMENTAR
Periksa keamanan
Masukan tulisan dibawah ini
Tidak terbaca? muat ulang
500 Karakter yang tersisa