29 Mei 2017, 13:18 WIB | Telah dibaca : 161 kali
11 Tahun Berturut-turut PPATK Pertahankan Predikat Wajar Tanpa Pengecualian

Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin menerima piagam penghargaan atas raihan predikat WTP, prestasi yang berhasil dipertahankan PPATK selama 11 tahun berturut-turut (Foto: PPATK)

 

JAKARTA – Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kembali diraih oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Capaian ini tergolong istimewa karena PPATK telah mempertahankan predikat WTP selama 11 tahun beruntun sejak tahun 2006 hingga 2016. Penyerahan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kementerian Negara atau Lembaga (K/L) tahun 2016 pada Bidang Perekonomian dan Perencanaan Pembangunan Nasional di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia dihadiri langsung oleh Kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin, Jumat (26/5).

BPK sendiri telah menyampaikan laporan hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2016 kepada Presiden RI di Istana Kepresidenan Bogor pada 23 Mei 2017 lalu dan memperoleh predikat WTP pertama kali sejak 12 tahun penyusunan LKPP. Hasil pemeriksaan atas LKPP didasarkan pada hasil pemeriksaan atas 87 Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga (LKKL) dan satu Laporan Keuangan Bendahara Umum Negara (BUN). Sebanyak 74 LKKL atau sebanyak 84% K/L memperoleh opini WTP. BPK juga memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) pada 8 LKKL atau sebanyak 9% K/L dan opini Tidak Memberikan Pendapat (TMP) pada 6 LKKL atau sebanyak 7% K/L. (RO/TA)

Tags : PPATK, Wajar Tanpa Pengecualian, WTP
 
0 KOMENTAR
Periksa keamanan
Masukan tulisan dibawah ini
Tidak terbaca? muat ulang
500 Karakter yang tersisa